Berjodoh

bukan sekedar kata, yang terucap tanpa makna.
melalui pandangan dan rasa, saat beradu dalam naungan kalbu.

angin dan ombak, pasir dan pantai, serta jingga dan senja.
segalanya bersandingan dan bersetia, selalu ada dan bersama.

seiring rentang waktu, sejak saat itu, saat empat mata beradu dan hati yang menyapa,
bersama desiran bayu dan alunan ombak, dan sang pencipta yang menjadikan kita bersua.

kini kita akan menyatu, tertuang dalam sakralnya ikatan yang semestinya, bukan sekedar kata “cinta”.
karena sejatinya saat semua terucap dalam akad nikah.

img-20160608-wa0017-2.jpg

Jadi…waktu itu Ma2se lagi pulang kampung, trus ngirimi puisi itu. Sekalian ngasih izin kalau-kalau mau dicantumin di Undangan. Hooo..beklah…

#bts

Advertisements