BTS #2


Menyambung tulisan yang telah lalu…

Ini adalah sebagian dari anggota Genk Makan di mana. Sebuah genk yang namanya betul-betul absurd. Berawal dari Pakde dan saya yang lumayan sering kedatangan teman dari luar kota, yang meminta kami untuk menjadi guide dadakan. Daripada riweuh, diinvite-lah si tamu menjadi anggota group. Jadi, mau pergi kemana, jam berapa, semua bisa membaca dengan sendirinya. Setelah si tamu pergi, ada yang suka rela left dari group, ada yang minta ditendang, sehingga ada yang sempat marah-marah. #ehh

Seiring berjalannya waktu, anggota tetap group menjadi bertambah, dan fungsinya pun berubah. Ada Mamiih Risti , ada KakMoo , ada Mas Ahmad  dan yang terakhir masuk adalah si Om Tyo. Yaa, kami berenam. Hanya saja dalam photo yang di atas, meski kami bertujuh, tapi beda orang. Kakmoo sudah mudik ke Padang. Mas Ahmad sibuk mencari segenggam berlian bersama Kak Lilik. Jadi sebagai tambahan adalah mereka yang istimewa bernama Mas Fajar dan Dik Farrah (kata Olih) . 

Oiaa!! Sebetulnya ada 1 lagi, hanya saja karena kesiangan, akhirnya ditinggalkan. Akibatnya yaa, nyasar di Indomaret 😑😑, entah kali ini yang ada ATM BRI-nya atau ndak. :mrgreen:😁Yaaahhh…namanya saja duta nyasar. Biarlah itu tetap menjadi miliknya…siapakah gerangan? Kalian bisa menebaknya sendiri kok.

Mereka yang menyempatkan datang diantara berbagai kesibukan, merupakan kado terindah bagi kami. Do’a-do’a dipanjatkan dengan tulus ikhlas, semoga diijabah oleh Allah. Dan semoga Allah selalu melimpahkan keberkahan untuk kita semua. Aamiin… Sungguh ucapan terima kasih dari kami tak dapat menandingi apa yang telah mereka berikan.

Sertifikat no #3 kini menjadi milik saya dan suami. Sungguh tak pernah terbayang, saya mendapatkan no urut 3. Yang pertama milik Mamiih Risti dan Om Tyo, yang kedua milik Mas Ahmad dan Kak Lilik, yang keempat? Wallahualam…antara Pakde dan Kakmoo siapa yang akhirnya mendapatkannya. 

Mereka, anggota Genk-lah yang tahu, bagaimana perjalanan kisah kami berdua. Ada sih, 1-2 orang diluar Genk yang tahu. Bagaimana awal kami kenal, kemudian bertemu, meyakinkan masing-masing ini adalah hal yang serius, dan pada akhirnya memutuskan bahwa, ya, hubungan kami akan kami bawa ke jenjang pernikahan. Pertengahan Desember awal mula kami kenal, dan hanya sekedar kenal. Enam setengah bulan setelahnya, tepat 01 July 2016 kami menikah. 

Bismillah…semoga Allah meridhoi langkah kami, melimpahi kami keberkahan, memberikan nikmat kepada kami berupa hidayah, dan menjauhkan kami dari perbuatan-perbuatan yang menyekutukan-Nya. Memberikan kesehatan kepada ibu-bapak kami, menyayangi mereka, dan melindungi mereka. Aamiin..Ya Allah..kabulkanlah permohonan kami..

#tbc

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s