Mudik #1


Pastinya istilah MUDIK tidaklah asing terdengar ditelinga kita masing-masing. Ya, mudik adalah sebuah tradisi yang lazim di Indonesia. Terjadi ketika jelang lebaran. Mudik sendiri berasal dari paduan kata mulih dhisik, yang berarti pulang dulu, dan setelah pulang kemudian kembali dan melanjutkan aktifitas masing-masing.

Dulu, sering terlintas dalam pikiran saya, bagaimanakah rasanya mudik? Ya, karena seumur-umur saya belum pernah merasakan mudik. Kedua orangtua saya aseli Jogja, jadi mudik adalah sebuah hal yang mustahil bagi saya.

Namun kemustahilan bagi saya, sangatlah mudah bagi Allah untuk menjadikannya sebuah kemungkinan. Bahkan mewujudkannya. Ya, lebaran kali ini, saya untuk pertamakalinya merasakan apa itu mudik.

Tepat di hari kedua lebaran, saya dan suami berangkat menuju kota Wonosobo. Sebuah kota di mana suami saya dilahirkan, dan merupakan tempat tinggal dari orangtua saya yang baru alias mertua. 🙈
Berangkat dari rumah lebih kurang jam 16.15, dengan mengendarai sepeda motor, kami berdua berangkat mudik. Lewat jalur yang paling singkat, kalibawang-borobudur-salaman-kepil-sapuran-kalikajar. Hmmm ada yang terlewat tidak ya? Semoga saja tidak… 😁:mrgreen:

Sempat berhenti di rest area Beran untuk sholat maghrib. Sebuah kejadian tragis saya alami. Terpelanting ketika keluar dari kamar mandi dan dilihat banyak orang. Antara sakit dan malu. 🙊🙈

Mampir makan bakso di pasar Sapuran. Ya, karena masih banyak warung yang tutup, jadi seketemunya saja. Tak ada akar, rotanpun jadi.

Lepas isya’, alhamdulillah kami sampai rumah. Untuk pertamakalinya pulalah saya menginjakkan kaki di rumah mertua. Maklum…sebelumnya tak sekalipun saya kesana. Meski saya bisa menebak bahwa rumahnya menghadap ke timur, tapi begitu sholat, saya malah jadi bingung. Karena menurut saya, saya sholat menghadap ke utara. 😅😅

Setelah sungkem sama bapak dan ibu, saya diajak Ma2se ke rumah mbak yang letaknya ndak begitu jauh. Jalan kaki 5 menit sampai, kalau cepat yaa cukup 3 menit saja. Ndak banyak yang diobrolin, jadi kami kemudian pamit untuk beristirahat. 

#tbc

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s