Pada Sebuah Bangku


image

Karena berandai-andai itu tidak boleh, ya, sudahlah yaa…ikhlasin aja…

Pada sebuah bangku, mataku tertuju…

Aku, bukan orang yang pandai berkata-kata. Bukan bagian orang yang pandai bersyair, yang mampu menjadi sihir.

Aku, hanyalah seseorang, yang sedang berupaya mengungkapkan rasa melalui kata, meski tak kaya makna.

Hingga suatu ketika, senja datang menyapa. Pada sebuah bangku, aku terdiam tanpa kata.

Berkelana dalam pikiran, bahwa menunggu itu akrab dengan jemu. Bersahabat erat dengan lamanya waktu.

Mencoba mengais masa lalu, yang seringkali hadir bersama rindu…
Tidak menyadari bahwa ia adalah bom waktu…

*penghujung april 2016*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s